Pages

Selasa, 19 Maret 2013

Jaringan Komunikasi Data



Jaringan Komunikasi Data
Seringkali, sangatlah tidak praktis apabila dua perangkat komunikasi dihubungkan secara langsung, dari ujung ke ujung. Berikut merupakan contoh kemungkinan-kemungkinan yang terjadi:
a.        Bila perangkat-perangkatnya merupakan bagian yang saling jauh terpisah, misalnya berada pada jarak ribuan kilometer, tentunya akan memakan biaya yang sangat banyak sekali untuk menyambung dan menghubungkannya.
b.       Terdapat serangkaian perangkat, masing-masing membutuhkan jaringan untuk menghubungkan satu sama lain pada waktu-waktu yang berbeda. Sebagai contoh, seluruh telepon di dunia serta semua terminal dan komputer dimiliki oleh satu perusahaan yang sama. Kecuali dalam hal-hal tertentu, misalnya untuk beberapa alat-alat yang jumlahnya terbatas, sangatlah tidak praktis bila harus menyediakan kabel untuk menghubungkan masing-masing bagian perangkat tersebut.
Solusi untuk masalah tersebut adalah dengan cara menghubungkan masing-masing perangkat tersebut dengan suatu jaringan komunikasi (communication network). Terdapat beberapa macam jaringan komunikasi, yaitu:
1.      Wide Area Networks (WAN)
WAN umumnya mencakup area geografis yang luas sekali, melintasi jalan umum, dan perlu juga menggunakan fasilitas umum. Biasanya, suatu WAN terdiri dari sejumlah node penghubung. Suatu transmisi dari suatu perangkat diarahkan melalui node-node atau persimpangan-persimpangan internal ini menuju perangkat tujuan yang dituju. Node-node ini tidak berkaitan dengan isi data, melainkan dimaksudkan untuk menyediakan fasilitas switching yang akan memindah data dari satu node ke node yang lain sampai mencapai tujuan.
2.      Local Area Networks (LAN)
Sama halnya dengan WAN, LAN merupakan suatu jaringan komunikasi yang saling menghubungkan berbagai jenis perangkat dan menyediakan pertukaran data di antara perangkat-perangkat tersebut.
Terdapat beberapa perbedaan utama di antara LAN dan WAN:
1.      Lingkup LAN kecil. Biasanya meliputi bangunan tunggal atau sekelompok gedung.
2.      Merupakan hal yang umum dimana LAN dimiliki oleh suatu orgranisasi yang sama yang juga menguasai semua peralatan. Sedangkan untuk WAN, hanya untuk beberapa kasus tertentu saja. Suatu jaringan yang tidak dimiliki siapapun. Hal ini membawa dua implikasi. Pertama, perawatan harus benar-benar dilakukan bila memilih LAN, sebab kemungkinan adanya investasi modal yang substansial (dibandingkan dengan dial up atau leased charges untuk WAN) dalam hal pembelian dan maintenance.
3.      Tingkat kecepatan data internal LAN biasanya lebih besar daripada tingkat kecepatan data internal WAN.
Biasanya LAN menggunakan pendekatan jaringan broadcast lebih daripada pendekatan swtiching. Dengan broadcast communication network, tidak ada node-node penengah. Pada masing-masing station terdapat sebuah transmitter / receiver yang menghubungkan media dengan station lain. Sebuah transmisi dari satu station disiarkan dan diterima oleh semua station-station lain. Data biasanya ditransmisikan dalam bentuk packet. Karena medianya dibagi, maka hanya ada satu station pada saat itu yang dapat mentransmisikan paket. [1

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik