Posts

Showing posts with the label Politik

Teuku Faizasyah: Presiden Cermati Tindakan Inkonstitusional Militer Mesir

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengikuti dinamika politik di Mesir yang berujung pada pengambilalihan kekuasaan Presiden Mesir Muhammad Mursi oleh Angkatan Bersenjata Mesir. "Presiden mengikuti secara seksama perkembangan politik di Mesir, termasuk tindakan inkonstitusional yang diambil pihak militer terhadap Presiden Mursi," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah saat dihubungi Metrotvnews.com , Kamis (4/7). Hanya, dia mengaku belum mengetahui apakah Presiden Yudhoyono akan memberi pernyataan resmi terkait kondisi terakhir di Mesir.

KPK Periksa Direktur Fasilitas Umum UI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami penyidikan perkara korupsi pengadaan instalasi teknologi informasi di perpustakaan Universitas Indonesia (UI), Kamis (4/7). Hari ini KPK menjadwalkan memeriksa dua dosen UI, yakni Donanta Dhanesawara dan R Jachrial Sumabrata. "Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TN," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Kamis pagi. Donanta adalah Direktrur Umum dan Fasilitas UI. Adapun Jachrial adalah dosen Fakultas Teknik UI. Wakil Rektor UI, Tafsir Nurhamid (TN) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan instalasi perpustakaan pusat UI tahun anggaran 2010-2011. Selaku Wakil Rektor di bidang SDM, Keuangan dan Administrasi Tafsir diduga menggelembungkan anggaran proyek yang menyebabkan kerugian negara. Total nilai proyek digelembungkan hingga mencapai Rp 21 miliar. Dia diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi j...

KPK Terus Dalami Peran Anas di Hambalang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami peran tersangka Anas Urbaningrum dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait pembangunan sarana dan prasarana Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang, Bogor Jawa Barat. Pada Kamis (4/7) hari ini, dua pengurus Partai Demokrat dijadwalkan diperiksa KPK. Mereka adalah Didik Kukrianto (DPP Partai Demokrat), Rezafi Akbar (Staf Partai Demokrat). "Keduanya akan diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Kamis (4/7) pagi. Pemeriksaan pengurus Partai Demokrat ini diduga terkait penyidikan KPK dalam dugaan penerimaan hadiah atau janji proyek tersebut. Diduga, ada aliran dana Hambalang ke Kongres Partai Demokrat pada 2010 lalu di Bandung. Dugaan itu mengemuka dari pemeriksaan terhadap Saan Mustopa, Selasa lalu. Usai menjalani pemeriksaan, Saan mengaku ditanya penyidik seputar Kongres yang dimenangkan Anas. Selain dua pengurus pa...

Megawati Tunjuk Sidharto Ketua MPR

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menunjuk Sidharto Danusubroto sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat menggantikan Taufiq Kiemas. Hari ini, Sidharto diperkenalkan kepada seluruh pimpinan MPR. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya di Jakarta, Kamis (4/7). Megawati melakukan pertemuan dengan didampingi Tjahjo Kumolo, Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI Puan Maharani dan Ketua fraksi MPR PDI Perjuangan Yasoana Laoly serta sekretaris Fraksi Baskara menerima silaturahim pimpinan MPR serta seluruh Pim/Ketua Fraksi2 MPR dan Wakil Kelompok DPD. Megawati dalam pertemuan silaturahim tersebut menyampaikan nama Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga mantan ajudan Presiden pertama RI Soekarno, Sidharto sebagai ketua MPR sebagaimana usulan PDI Perjuangan untuk meneruskan tugas Ketua MPR sampai selesai 2014. "Keputusan Ibu Ketua Umum akan disampaikan secara resmi melalu Fraksi P...

Demokrat Senang Pramono Edhie Dipinang Golkar

Nama Pramono Edhie Wibowo masuk dalam daftar calon wakil presiden yang akan mendampingi Aburizal Bakrie. Hal itu dinyatakan Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Nurul Arifin, Rabu (3/7). Lalu bagaimana tanggapan Partai Demokrat? Edhie juga disebut-sebut sebagai orang yang berpotensi maju dalam Pemilu 2014 dan dijagokan internal Partai Demokrat. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, hal itu bukanlah masalah. Namun, yang menjadi pertanyaannya, apakah sudah ada komunikasi dengan orang yang bersangkutan, yakni Edhie. "Kan belum diumumkan, baru woro-woro. Kalau baru berkeinginan sah-sah saja. Tapi meminang kan harus ada prosesnya," ujar Nurhayati di Senayan, Jakarta, Kamis (4/7). Nurhayati pun merasa senang dengan diliriknya adik ipar Presiden SBY itu oleh partai lain. "Kita juga senang. Ternyata sudah ada yang meminang-minang, melirik-lirik. Kalau saya punya anak gadis kan seneng kalau ada yang meminang," tutup Nurhayati seraya berc...

Ketua Majelis Syuro PKS Dituding Jual Tanah Wakaf

Yusuf Supendi tiba-tiba mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/7). Ia datang untuk mempertanyakan penyitaan sebuah aset yang dimiliki mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq. Pendiri Partai Keadilan itu mendampingi seorang ahli waris pemilik tanah wakaf yang dibeli Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin di Cipanas, Jawa Barat. Tanah tersebut kemudian dijual Hilmi kepada Luthfi. "Jadi kedatangan saya mendampingi Faizal Rahmat, dia salah seorang ahli waris rumah induk wakaf wasiat yang dibeli Hilmi, " kata Yusuf di Gedung KPK, siang ini. Tanah dan bangunan tersebut diketahui telah disita KPK pada 31 Mei lalu. Menurut Yusuf, keluarga penjual merasa keberatan. "Pada kesempatan ini, kami akan memberikan surat keberatan kepada KPK," imbuhnya. Adapun Faizal mengaku, dirinya selaku ahli waris keluarga penjual merasa malu dengan penyitaan tersebut. Pasalnya, tanah dan bangunan itu merupakan rumah induk ...

Demokrat Minta Masyarakat Jatuhkan Sanksi ke PKS

Kericuhan dalam koalisi masih berlarut-larut. PKS yang didesak keluar dari koalisi memilih bertahan. Sedangkan Ketua Sekretariat Gabungan Susilo Bambang Yudhoyono tak juga memberi surat 'cerai' untuk PKS. Desakan untuk memberi sanksi pada partai pimpinan Anis Matta itu pun terus bergulir. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, sanksi dari Presiden Yudhoyono sebenarnya tidak perlu. Yang harusnya terjadi adalah pemberian sanksi sosial dari masyarakat. "Ada sanksi sosial. Yang menerapkan masyarakat. Kalau masyarakat sudah terganggu, itu menjadi sanksi sosial," ujar Nurhayati di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (4/7). Menurut Nurhayati, PKS tak perlu menunggu-nunggu sanksi dari Ketua Koalisi. Partai itu pun tak perlu merasa dizalimi. Sanksi akan dan harus diberikan oleh masyarakat yang semakin cerdas menanggapi isu politik. "Masyarakat harus bisa dengan cerdas memberi sanksi. Kalau menunggu Pak SBY, beliau kan presiden, urusann...

Kepala Unit Kerja Presiden Diperiksa KPK

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangunsubroto di Jakarta, Rabu (3/7). Kuntoro bakal bersaksi dalam perkara suap pengurusan pajak PT The Master Steel. "Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka berinisial DS," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha. Selain itu, KPK juga memeriksa Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany. Dia pun bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DS. Komisi juga menjadwalkan pemeriksaan untuk dua pegawai negeri sipil di Dirjen Pajak yakni Firman Haposan Napitupulu dan Otto Endy Panjaitan. Dalam perkara itu, KPK menyeret Direktur PT The Master Steel, Diah Soembedi, sebagai tersangka. Tim kuasa hukumnya pun mengajukan sejumlah saksi meringankan yaitu Aulia Pohan, Kuntoro Mangunsubroto, dan Fuad Rahmany. Selain Diah, empat tersangka lain dalam kasus serupa yakni Mohamad Dian Irwan Nurqisha, Eko Darmayanto,...

Ayah Orang Dekat Anas Diperiksa KPK

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tiga tersangka dugaan korupsi pembangunan sarana dan prasarana Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Rabu (3/7), Komisi kembali memanggil mantan petinggi Kementerian BUMN Muchayat. Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, pemeriksaan Muchayat untuk tersangka Andi Alifian Mallarangeng, Deddy Kusdinar, dan Teuku Bagus Muhammad Noor. Bersama Muchayat, KPK juga memanggil sejumlah pemeriksa barang dan jasa Rahmatullah, Sadi, Sudiro, Iswandi, dan Choiruddin Noor. Pemanggilannya bukan untuk kali pertama. Muchayat sendiri adalah ayah dari politikus Partai Demokrat, Munadi Herlambang. Sementara Munadi merupakan orang dekat Anas Urbaningrum, yang sudah menjadi tersangka dalam perkara gratifikasi Hambalang. Adapun dalam perkara gratifikasinya, KPK memanggil dua saksi. Mereka adalah Diana Hutagalung (Sales Hote...

Suap Daging, Direktur Indoguna Divonis Hari Ini

Jakarta - Dua terdakwa kasus suap daging sapi impor, Arya Abdi Effendy dan Juard Abdi Effendi, keduanya Direktur PT Indoguna Utama, bakal kembali menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, hari ini, Senin, 1 Juli 2013. Majelis hakim menjadwalkan sidang akan menjatuhkan vonis kepada kedua terdakwa. "Benar, sidangnya dijadwalkan pukul 13.00," kata penasehat hukum Juard dan Arya, Bambang Hartono, saat dikonfirmasi. Arya adalah Direktur Operasional PT Indoguna Utama, sedangkan Juard menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan General Affairs Indoguna. Keduanya didakwa memberikan duit suap Rp 1,3 miliar kepada Luthfi Hasan Ishaaq yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera dan anggota Komisi Pertahanan DPR. Duit itu diberikan lewat orang dekatnya, Ahmad Fathanah. Menurut jaksa KPK, duit itu merupakan bagian dari Rp 40 miliar yang dijanjikan Direktur Utama Indoguna, Maria Elizabeth Liman. Sebelumnya, Elizabet...

Presiden SBY Pimpin Upacara Peringatan Hut Bhayangkara ke-67

Jakarta: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-67 di lapangan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (1/7). Upacara diikuti lima batalyon dari Perwira Menengah, Brimob, Lantas, Sabhara Baharkam Polri, Polwan, Reserse, dan Intel. Presiden Susilo selaku inspektur upacara naik ke mimbar upacara sekitar Pukul 07.55 WIB didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono. Turut mendampingi Wakil Presiden Boediono. Komandan upacara dipimpin Kasat Brimob Polda Riau, Kombes Nasrudin Zulkifli. Sedangkan perwira upacara dipimpin Kabag Ops Brimob Mabes Polri, Kombes Wahyudi Hidayat. Tema HUT Bhayangkara ke-67 kali ini mengangkat tema 'Sinergitas Kemitraan dan Anti KKN, Wujudkan Pelayanan Prima, Penegakan Hukum, dan Keamanan Dalam Negeri, Mantap Sukseskan Pemilu 2014'. Tidak hanya para polisi yang akan hadir dalam upacara ini. Turut hadir para menteri, para panglima ...

Fathanah Bacakan Eksepsi Hari ini

Jakarta : Tim kuasa hukum Ahmad Fathanah siap membacakan eksepsi dalam sidang lanjutan perkara suap pengurusan kuota impor daging sapi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (1/7). Nota keberatan (eksepsi) yang diasapkan akan digabung. "Eksepsi Fathanah dengan eksepsi kuasa hukum digabungkan jadi satu," kata kuasa hukum Fathanah, Ahmad Rozi saat dihubungi wartawan, Ahad (30/6) malam. Dalam draft eksepsi itu, kata dia, materi yang akan disampaikan tidak jauh beda dengan eksepsi lainnya. Ia pun menegaskan, tidak akan memasukan masalah pekerjaan Fathanah dalam eksepsi itu. "Kalau itu (pekerjaan) tidak masuk dalam eksepsi," imbuhnya. Saat ditanya apakah dalam dakwaannya akan menyebut kedekatan Fathanah dengan Anis Matta dalam proyek benih kopi, Rozi menampik. Sebaliknya, ia mengaku bakal membuktikan hal itu dalam persidangan-persidangan mendatang. "Itukan pernyataannya Yudi Setiawan. Nanti kita buktikan seberapa jauh pernyataan Y...

Polri Harus Miliki Pengawas Eksternal

Jakarta: Korps Bhayangkara atau Polri memerlukan pengawas eksternal untuk membenahi persoalan di dalam lembaga tersebut agar dapat menjadi Polri yang profesional dan memenuhi harapan masyarakat. Pengawas internal yang ada selama ini justru tidak dapat mengawasi dengan maksimal karena konflik kepentingan korps. "Polisi dengan kekuasaan yang sangat besar itu perlu dilakukan pengawasan yang ketat dan kuat, tidak sekadar internal organisasi, atau Kompolnas. Harus ada lembaga eksternal yang awasi Polri di pusat dan daerah, dan diberi wewenang untuk investigasi menyidik perilaku menyimpang hingga peradilan umum," kata pengamat kepolisian dari UI Bambang Widodo Umar kepada Media Indonesia, Minggu (30/6). Bambang memaparkan, selama ini pengawasan internal ditubuh Polri tapi tidak dapat mengawasi dan menindak dengan maksimal. Ia pun menilai pengawasan internal yang ada justru membuat mandeg mengawasi penyimpangan yang dilakukan. "Kalau pengawasan internal kada...

PKPI Resmi Usung Sutiyoso sebagai Capres

Bogor: Setelah digelarnya Musyawarah Kerja Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) selama tiga hari di Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memutuskan Ketua Umum PKPI Sutiyoso untuk maju dalam bursa calon presiden pada pemilu 2014. Rekomendasi dicalonkannya mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk maju pada Pemilu Presiden 2014 pada Musyawarah Kerja Nasional PKPI dibacakan langsung Sekretaris Jenderal PKPI Yusuf Kertanegara di depan ribuan kader partai dan disambut semangat seluruh kader partai. Dalam sambutannya, Sutiyoso mengatakan bahwa seluruh kader harus tetap optimistis dan siap bertempur menghadapi musuh-musuh politiknya, serta harus dapat melanjutkan menyusun strategi pemenangan seperti yang dilakukan dalam mukernas ini. Sutiyoso juga mengimbau kepada para pengurus partai seluruh Indonesia agar tetap bersinergi, termasuk dengan ormas-ormas pendukung partai. Setelah dicalonkan untuk maju dalam bursa calon presiden 2014-2019, Sutiyoso belum dapat...

Twitter SBY: Politik tidak Didasarkan Untung Rugi

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak semua komponen bangsa dan elite politik untuk mengedepankan kepentingan rakyat dalam menjalankan praktik politik sehingga masa depan bangsa lebih baik. "Politik tidak didasarkan pada untung rugi. Harus mengutamakan kepentingan rakyat dan masa depan," kata Presiden dalam akun twitternya @SBYudhoyono di Jakarta, Senin (1/7). Ia menambahkan, "Sekalipun ada ujian dan cobaan, kita harus tetap berkonsolidasi, berbenah, diri dan berkontribusi." Menurutnya, pemimpin harus berani mengambil risiko dan tidak memikirkan keselamatan dirinya sendiri. "Sebagai pemimpin itu, kita harus sanggup berkorban dan berani mengambil risiko," katanya dalam twitternya yang lain.

Polri Rayakan HUT Bhayangkara Ke-67 Hari Ini

Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-67 pada hari ini, Senin (1/7). Upacara akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com hingga pukul 07.15 WIB, upacara peringatan HUT Bhayangkara belum dimulai. Meski demikian, anggota Polri, purnawirawan, tamu undangan, dan awak media telah berkumpul di lapangan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Tampak hadir Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di barisan undangan. Tema HUT Bhayangkara ke-67 mengangkat Sinergitas kemitraan dan anti-KKN, wujudkan pelayanan prima, penegakan hukum, dan keamanan dalam negeri, mantap sukseskan Pemilu 2014 . Tentu hal ini bukanlah tugas mudah mengingat tahun ini merupakan tahun politik menjelang Pemilu 2014. Tidak hanya para polisi yang akan hadir dalam upacara ini. Dijadwalkan turut hadir para menteri, jaksa agung, para panglima TNI, ketu...

Thamrin Tomagola: Saya tidak Melayani Preman

Jakarta: Thamrin Amal Tomagola tidak menanggapi perlakukan jubir FPI Munarman yang menyiram sosiolog UI itu dengan air putih saat diskusi di sebuah televisi swasta, Jumat (28/6) pagi. ''Biarkan publik yang menilai dan beri hukuman sosial yang setimpal. Saya tidak mau melayani preman,'' ujar Tomagola dalam twitternya. Peristiwa ini menjadi pembicaraan hangat di dunia maya, bahkan muncul tagar #TangkapMUNARMAN yang khusus membahas soal ini. Sejumlah pengguna Twitter bahkan tokoh masyarakat pun mengecam bahkan menyindir sikap Munarman yang tidak terpuji ini. ''#TangkapMUNARMAN harap pak @tamrintomagola laporkan Munarman ke Polisi, bantu tweeps pak Tamrin Tomagola Ph.D,'' tulis Fadjroel Rachman di twitternya.

Ulah Munarman Bikin Istri Tamrin Tomagola Menangis

Jakarta: Cuma gara-gara pernyataannya tidak disimak dengan baik, juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman emosi dan memuntahkan amarahnya kepada sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Amal Tomagola saat berbincang di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Jumat (28/6) pagi. Munarman menyiramkan air dari cangkir ke wajah Tamrin saat membahas aksi penyisiran organisasi masyarakat terhadap tempat-tempat hiburan saat ramadan. Perbicangan Apa Kabar Indonesia Pagi yang disiarkan secara langsung dipandu Winny Charita dan Arif Fadil itu seketika tegang. Arif kemudian menenangkan Munarman yang sedari tadi emosi, sedangkan Tamrin hanya diam melihat tingkah laku lawan bicaranya. Perbincangan itu juga diikuti oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar dari luar studio. "Tadi istri saya telepon sambil menangis, katanya dia marah dan malu kenapa bisa sampai disiram begitu," kata Tamrin ketika dihubungi. Menurut Tamrin, Munarm...

Aksi Koboi Munarman Disaksikan Langsung Petinggi Polri

Jakarta: Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Amal Tomagola saat berbincang di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Jumat (28/6) pagi. Mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu menyiram air yang ada di dalam cangkir ke wajah Tamrin saat membahas aksi penyisiran organisasi masyarakat terhadap tempat-tempat hiburan saat ramadan. Padahal, perbincangan itu tengah diikuti Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar dari luar studio. Selain tidak menghormati Tamrin selaku pendidik dan orang yang lebih tua, perbuatan Munarman jelas tidak menghormati pejabat polisi dan juga masyarakat Indonesia yang sedang menyaksikan tayangan tersebut. Berbagai pihak meminta Tamrin untuk melaporkan tindakan Munarman ke polisi. Namun Tamrin menolak. Ia beralasan biar masyarakat saja yang menghukum secara sosial atas tindakan Munarman. "Unt...

Emosi Munarwan Meledak Diduga Terkait World Statesman Award

Jakarta: Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Amal Tomagola saat berbincang di salah satu stasiun televisi swasta nasional yang dipandu dipandu presenter Winny Charita dan Arif Fadil, Jumat (28/6) pagi. Mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu menyiram air yang ada di cangkir ke wajah Tamrin saat membahas aksi penyisiran organisasi masyarakat terhadap tempat-tempat hiburan saat ramadan. Menurut Tamrin, Munarman tidak terima dengan argumentasi bahwa aksi penyisiran masyarakat terhadap tempat hiburan tidak dibenarkan. Katanya, aksi itu sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian, masyarakat hanya bisa mendorong polisi agar tegas menindak tempat-tempat hiburan itu. Munarman tambah emosi ketika Tamrin menyinggung penghargaan World Statesman Award yang diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Amerika Serikat bulan lalu. Penghargaan itu, kata Tamrin, sepa...