Pages

Jumat, 15 Maret 2013

Gejala Kerusakan Flyback Monitor TV

 Kerusakan yang timbul pada TV akibat rusaknya flyback, beberapa hari lalu sempat memperbaiki tv yang mati dikarenakan flybacknya rusak, sesudah mengganti flyback baru tv kembali menyala normal seperti sebelumnya, tidak gampang untuk menganalisa kerusakan perangkat elektronik yg terdapat diMonitor atau TV, apalagi kalau kita tidak terbiasa bagi mereka yg sudah ahli tentu tidak akan mengalami kesulitan.

Layar yang menggunakan tabung hampa seperti Layar Monitor, Layar TV umumnya menggunakan flyback agar gambar dapat tampil dengan jelas pada layar, flyback menghasilkan tegangan yang cukup besar jadi berhati-hati saat memperbaiki atau mengganti flyback tersebut pastikan arus listrik tidak terpasang dan buang juga muatan listrik yang tersimpan didalam tabung, karena bisa berakibat fatal nyetrumm broo...bisa kooit.

Sepintas flyback tv dan flyback monitor hampir sama alias mirip, tetapi saat dipasang langsung jika kita hanya sebatas melihat berdasarkan kasat mata dari sisi bentuk dan pin (kaki)nya sama tapi ada perbedaan beberapa pakar mengatakan perbedaannya terletak pada bagian capasitor internalnya. untuk layar monitor menggunakan flyback FBT monitor mempunyai internal capasitor untuk meningkatkan hasil kualiatas gambar, tanpa internal capasitor tampilan akan terlihat bengkok atau cacat bentuk terutama pada bagian kira dan kana gambar.

Beberapa refrensi gejala kerusakan yang timbul pada tv / monitor akibat flyback rusak / FBT Problem :

  1. Kerusakan Pada Pembagian tegangan Focus / Screen - gambar menjadi kabur atau blur.
  2. Korslet atau Shortnya kumparan Primer
  3. Korslet  atau short dibagian dalam dioda high voltage pada lilitan sekunder.
  4. Korslet atau short dibagian lilitan primer dan sekundernya
  5. Open atau Short pada bagian capasitor internal dibagian sekunder FBT
  6. FBT menjadi membengkak, pecah atau hampir pecah
  7. Bagian Luar FBT memercikkan atau memancarkan bunga api (bocor) ke ground.
  8. Bagaian dalam memercikan bocor, diantara lilitan primer dan sekunder.
  9. FBT mengalami kerusakan pada saat full operating voltage (kondisi under load)
Kerusakan yg sering timbul atau indikasi tanda yg terjadi terluhat jika terjadi short pada lilitan primernya.

  1. Tidak ada Tampilan ( No High Voltage )
  2. Power Blink
  3. Tegangan B+ drop
  4. Transistor Horzontal, output akan menjadi Panas sekali dan lama kelamaan menjadi short
  5. Disekitar Jalur B+ beberapa Komponen akan mengalami kerusakan, seperti diode di sekunder UF5404 dan FET B+ IRF 630, short.
  6. Terkadang menyebabkan bagian Power menjadi Jebol.
Gejala atau tanda yg terlihat jika Internel Capasitor Short atau Open dibagian dalam FBT.

Jika Internal Capasitornya Short :
  • Power Blink
  • Tegangan B+ drop
  • Transistor Horz output akan menjadi Panas sekali dan lama kelamaan menjadi short
  • Disekitar Jalur B+ beberapa Komponen akan mengalami kerusakan, seperti diode di sekunder UF5404 dan FET B+ IRF 630, short.
  • Terkadang menyebabkan bagian Power menjadi Jebol. Contoh Merk Raffles 15’
  • Bagian Power mengalami shut down, seperti contoh Merk Compaq V55,Samtron 4bi,dll
  • Terkadang Komponen pada Bagian ABL (Automatic Brightness Limiter) terbakar, Bagian ini biasanya terdapat disebelah FBT , contoh Merk LG 520 Si.
Jika Internal Capasitornya Open :
  • High Voltage shutdown
  • Monitor akan terdengar Tik-Tik-Tik, Kadang Jika capasitor kita ukur hasilnya Baik baik saja, Namun akan mengalami Breakdown ketika pada kondisi Full operating Voltage
  • Transistor Horz output akan Jebol/Putus dalam beberapa jam atau hitungan hari setelah anda menggantinya.
  • Kadang kadang menyebabkan tampilan “No display”
  • Gambar yang terdistorsi dapat menyebabkan Transistor Horz output short dan merusak bagian Power
Anda mempunyai 3 Pilihan Jika sebuah Internal Capasitor pada FBT mengalami open atau short :
  • Menggantinya dengan FBT yang baru jika anda mendapatkannya di pasaran
  • Berusaha mencari FBT refurbish Jika sangat sulit sekali mendapatkan part originalnya.
  • Melakukan Modifikasi atau istilah para praktisi Teknik adalah Mencangkoknya
Pilihan terakhir Kembalikan Monitor kepada konsumen Jika tidak dapat menemukan komparasi dari FBT tersebut.

Berdasarkan kasus yg saya temui saat memperbaiki tv dan mengganti flybacknya tetangga terinspirasi untuk menulis kannya diblog ini secara detail istilah atau apalah namanya tidak dapat saya tuliskan berdasarkan pengetahuan saya, saya coba kutip dari situs sobat : http://teknisi-elektro.blogspot.com, dan edit seperlunya untuk berbagi pengetahuan seputar gejala kerusakan monitor tv yang disebabkan rusaknya flyback. artikel diatas berhubungan dengan tv baca juga cara buat antena tv indor sendiri dari barang bekas dengan judul posting buat antena tv indor sendiri, semoga posting gejala kerusakan flyback monitor tv bisa menambah pengetahuan kita bersama.

Sekedar share ada blog yang menawarkan alat ukur yang bisa memeriksa flyback, dan kapasitor tanpa harus melepas / mencabut elco, alat ukur elco flyback esr meter menurut saya alat tersebut sangat baik dipergunakan untuk melengkapi alat ukur selain menggunakan multitester, cocok buat teknisi tv pemula seperti saya.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik