Pages

Rabu, 20 Maret 2013

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)


Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)
Dalam pembelajaran terdapat tiga komponen utama yang saling berpengaruh dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Ketiga komponen tersebut diungkapkan oleh Muhaimin (2002: 146-148) sebagai berikut:
1)   Kondisi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Kondisi pembelajaran pendidikan agama Islam adalah “faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan metode dalam meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam. Faktor kondisi ini berinteraksi dengan pemilihan, penetapan, dan pengembangan metode pembelajaran pendidikan agama Islam.” (Muhaimin, 2002: 146)
Kondisi pembelajaran pendidikan agama Islam adalah semua factor yang mempengaruhi penggunaan metode pengajaran pendidikan agama Islam. Oleh karena itu, perhatian kita adalah berusaha mengidentifikasi dan mendiskripsikan faktor-faktor yang termasuk kondisi pembelajaran, diantaranya adalah:
a)      Tujuan dan karakteristik bidang studi pendidikan agama Islam.
b)      Kendala dan karakteristik bidang studi pendidikan agama Islam.
c)      Karakteristik peserta didik. (Muhaimin, 2002: 150)
Muhaimin (2002: 150) lebih lanjut mengemukakan bahwa “tujuan pembelajaran pendidikan agama Islam adalah pernyataan tentang hasil pembelajaran pendidikan agama Islam atas apa yang diharapkan. Tujuan pembelajaran ini bersifat umum, bisa dalam kontinum umum-khusus dan bisa bersifat khusus.” Tujuan pendidikan agama Islam yang bersifat umum tercermin dalam GBPP (1994), bahwa pendidikan agama Islam bertujuan “meningkatkan keimanan, pemahaman penghayatan dan pengamalan siswa terhadap agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.”
Adapun yang dimaksud dengan karakteristik bidang studi pendidikan agama Islam adalah “aspek-aspek suatu bidang studi yang terbangun dalam struktur isi dan konstruk / tipe isi bidang studi pendidikan agama Islam berupa fakta, konsep, dalil / hukum, prinsip / kaidah, prosedur, dan keimanan yang menjadi landasan dalam mendiskripsikan strategi pembelajaran”. (Muhaimin, 2002: 150)
Kemudian yang dimaksud dengan kendala pembelajaran adalah “keterbatasan sumber belajar yang ada, keterbatasan alokasi waktu, dan keterbatasan dana yang tersedia”. (Muhaimin, 2002: 150)
Sedangkan yang dimaksud dengan karakteristik peserta didik menurut Muhaimin (2002: 150) adalah “kualitas perseorangan peserta didik, seperti bakat, kemampuan awal yang dimiliki, motivasi belajar dan kemungkinan hasil belajar yang akan dicapai”.
2)   Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Metode pembelajaran pendidikan agama Islam didefinisikan sebagai cara-cara tertentu yang paling cocok untuk dapat digunakan dalam mencapai hasil-hasil pembelajaran pendidikan agama Islam yang berada dalam kondisi pembelajaran tertentu” (Muhaimin, 2002: 147). Karena itu, metode penbelajaran pendidikan agama Islam dapat berbeda-beda menyesuaikan dengan hasil pembelajaran dan kondisi pembelajaran yang berbeda-beda pula. Metode pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi:
a)      Strategi pengorganisasian, adalah suatu metode yang mengorganisasi isi bidang studi pendidikan agama Islam yang dipilih untuk pembelajaran. Pengorganisasian isi bidang studi mengacu pada kegiatan pemilihan isi, penataan isi, pembuatan diagram, skema, format dan sebagainya.
b)      Strategi penyampian, adalah metode-metode penyampaian pembelajaran pendidikan agama Islam yang dikembangkan untuk membuat siswa dapat merespons dan menerima pelajaran pendidikan agama Islam dengan mudah, cepat dan menyenangkan. Karena itu strategi penyampaian perlu menerima serta merespons masukan dari peserta didik.
c)      Strategi pengelolaan pembelajaran, adalah metode untuk menata interaksi antara peserta didik dengan komponen-komponen metode pembelajaran lain, seperti pengorganisasian dan penyampaian isi pembelajaran. (Muhaimin dkk, 1996: 101)
3)   Hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Muhaimin (2002: 148) mengungkapkan bahwa “hasil pembelajaran pendidikan agama Islam adalah mencakup semua akibat yang dapat dijadikan indikator tentang nilai dari penggunaan metode pembelajaran pendidikan agama Islam dibawah kondisi pembelajaran yang berbeda.”
Hasil pembelajaran pendidikan agama Islam dapat berupa hasil nyata (actual out-comes) dan hasil yang diinginkan (desired out-comes), actual out-comes adalah hasil belajar yang dicapai peserta didik secara nyata karena digunakannya suatu metode pembelajaran pendidikan agama Islam tertentu yang dikembangkan sesuai dengan kondisi yang ada. Sedangkan desired out-comes merupakan tujuan yang ingin dicapai yang biasanya sering mempengaruhi keputusan perancang pembelajaran pendidikan agama Islam dalam melakukan pilihan suatu metode pembelajaran yang paling baik untuk digunakan sesuai dengan kondisi pembelajaran yang ada. Hasil pembelajaran menurut Muhaimin (2002: 156) dapat diklasifikasikan menjadi “keefektifan, efisiensi, dan daya tarik.”
Keefektifan pembelajaran dapat diukur dengan kriteria:
a)      Kecermatan penguasaan kemampuan atau prilaku yang dipelajari.
b)      Kecepatan unjuk kerja sebagai bentuk hasil belajar.
c)      Kesesuaian dengan prosedur kegiatan belajar yang harus ditempuh.
d)      Kuantitas unjuk kerja sebagai bentuk hasil belajar.
e)      Kualitas hasil akhir yang dapat dicapai.
f)        Tingkat alih belajar.
g)      Tingkat retensi belajar. (Muhaimin, 2002: 156)
Sedangkan “efisiensi pembelajaran dapat diukur dengan rasio antar keefektifan dengan jumlah waktu yang digunakan atau dengan jumlah biaya yang dikeluarkan.” (Muhaimin, 2002: 148).
Adapun daya tarik pembelajaran biasanya diukur dengan “mengamati kecenderungan peserta didik untuk berkeinginan terus belajar.” (Muhaimin, 2002: 148)
Klasifikasi dan hubungan antar komponen yang mempengaruhi pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
Bagan: 2
Komponen Yang Mempengaruhi
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam





 



















Pembagian Komponen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam


 halaman selanjutnya

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik