Pages

Senin, 15 April 2013

Membuat Pola Berulang Dengan Adobe Illustrator

Membuat pola berulang boleh dibilang bukan pekerjaan yang sulit secara teknis. Kesulitan yang ada justru pada ketelitian dan ketelatenan. Anda bisa saja menggunakan cara tradisional, yaitu menggunakan penggaris/Ruler. Tools ini tersedia di bagian atas untuk mengukur jarak antar objek agar sama persis. (Ruler bisa dipanggil di View -> Show Ruler pada Adobe Illustrator atau menggunakan shortcut “Ctrl+R”). Sayangnya, cara ini tidak begitu nyaman digunakan karena akan benar-benar mengetes kesabaran Anda.
Jangan terburu-buru capek dan sebal, karena ada berita baik. Adobe Illustrator menyediakan Tools yang akan memudahkan Anda melakukan pola berulang tanpa harus mengukur tiap jarak atau ukuran objeknya dengan penggaris. Bagaimanakah caranya ?
Pertama-tama, bukalah document baru lewat Adobe Illustrator. Anda bisa memilih Print Document, ataupun Web Document.
Untuk mempelajari penggunaan pattern, kita bisa memulainya dengan objek yang sederhana yaitu persegi. Untuk membuatnya, Anda bisa memilih Rectangle Tool dan membuat sebuah objek baru.
Setelah objek baru berupa persegi terbentuk, klik objek tersebut sehingga terlihat berwarna biru seperti gambar diatas.
Setelah objek sudah diseleksi, kita akan membuat pola berulangnya. Silahkan    masuk ke Effect -> Distort & Transform -> Transform.
Setelah itu, Anda akan dihadapkan oleh sejumlah fungsi seperti gambar dibawah ini :
  1. Scale, berfungsi untuk mengubah ukuran objek dengan ukuran 100% (normal) <100% (pengecilan), dan >100% (pembesaran). Anda dapat mengatur untuk membesarkan sisi samping (horizontal) atau atas-bawahnya (vertical).
  2. Move, berfungsi memindahkan jarak objek hasil duplikat dari sisi x ( horizontal ), dan y ( vertical ).
  3. Rotate, berfungsi untuk menduplikat objek agar berpola melingkar.
  4. Copies, berapa jumlah objek yang digandakan.
  5. Reflect X / Y, menduplikat berdasarkan sisi x / y.
  6. Preview, Memperlihatkan hasil duplikasi objek.
Yang perlu diperhatikan adalah selalu centang Preview agar Anda bisa melihat hasil jadinya.
Ini adalah salah satu contoh ketika Anda mengisikan di bagian Move dan Copies. Diisikannya nilai “5″ pada Copies, membuat objek tersebut digandakan menjadi enam. Selanjutnya, nilai horizontal “100px” akan membuat koordinat x-nya bergeser ke kanan (nilai minus membuatnya bergeser ke kiri). Sedangkan nilai vertical “-34px” membuat penggandaan bergeser ke bawah ( dikarenakan minus, jika plus maka akan naik ke atas ). Duplikasi menjadi miring dikarenakan saya mengisikan nilai Vertical & Horizontal secara berbarengan. Jika sudah dirasa sesuai, maka pilih “OK”.
Untuk mengedit nilai atau fungsi yang sudah diisikan, Anda bisa masuk ke Window –> Appearance, dan cari Transform (fx).
Result
Sekarang, Anda bisa ber-eksperimen untuk menemukan pola yang sesuai dengan keinginan Anda dengan mengandalkan scale, move, rotate, dan reflect. Semuanya ini dapat dilakukan dengan cepat dan mudah tanpa harus mengukur jarak tiap objek gandaan dengan Ruler.
Distort & Transform pun bisa dipadukan dengan objek yang sudah dimodifikasi warna dan bentuknya ataupun diberikan efek bayangan (Drop shadow) seperti gambar di samping.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik