Pages

Kamis, 18 April 2013

Macam Macam DHCP dan fungsinya pada Mikrotik

DHCP Security
  • DHCP=Server add-arp-for-leases=yes
  • Client yang terkoneksi ke DHCP akan secara otomatis dimasukkan ke dalam ARP table.
DHCP Security 2
  • ARP=reply-only Client yang bisa terkoneksi hanyalah yang mendapatkan IP Address melalui proses DHCP, bukan pengisian manual.
 DHCP Client
  • Dalam kondisi tertentu, IP Address yang diberikan oleh ISP yang akan dipasang pada router bukanlah IP Address dinamis yang didapatkan melalui DHCP.
  • Dalam kasus ini, kita bisa menggunakan fitur DHCP-Client.
DHCP Client 1
  • Interface 
    • Pilihlah interface yang sesuai yang terkoneksi ke DHCP Server
  • Host Nama (Tidak wajib)
    • Nama DHCP Client yang akan dikenali oleh DHCP Server 
  • Client ID (Tidak wajib)
    • Bisanya merupakan mac-addess inteface yang kita gunakan, apabila proses DHCP di server menggunakan sistem radius.
DHCP Client
  • Add default route 
    • Bila kita menginginkan default route kita mengarah sesuai dengan informasi DHCP
  • User Peer DNS
    •  Bila kita hendak menggunakan DNS Server sesuai dengan informasi DHCP
  • User Peer NTP
    • Bila kita hendak menggunakan informasi pengaturan waktu di router (NTP) DHCP
  • Default route distance
    •  Menentukan prioritas routing jika terdapatkan lebih dari satu DHCP Server yang digunakan. Routing akan melalui distance yang lebih kecil

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik