Pages

Sabtu, 04 Mei 2013

Perlu Tim Independen Usut Insiden LP Sleman




(Foto:dok/tribunnews.com)
Mobil jenazah menjemput jenazah korban serangan di LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (23/3) yang menewaskan empat tahanan.
Komnas HAM juga didesak menginvestigasi indikasi pelanggaran HAM dalam kasus ini.

YOGYAKARTA - Tim independen gabungan pencari fakta perlu dibentuk untuk mengusut kasus penembakan yang menewaskan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (23/3) dini hari.

"Pembentukan tim tersebut diharapkan dapat segera menuntaskan kasus penembakan yang dilakukan kelompok bersenjata," kata Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Mohammad Abduh Zulfikar di Yogyakarta, Selasa (26/3).

Selain itu, menurut dia, IPM DIY juga mendorong Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) segera melakukan investigasi terhadap indikasi pelanggaran HAM dalam kasus tersebut.

"Kami juga meminta Pemerintah DIY untuk memberikan jaminan keamanan terhadap para pelajar dari berbagai daerah yang sedang menuntut ilmu di DIY," katanya.

Ia mengatakan penembakan oleh kelompok bersenjata yang menewaskan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B Cebongan itu, merupakan penghinaan terhadap negara.

"Keempat tahanan tersebut masih berstatus sebagai tahanan Polda DIY. Kasus itu mencerminkan lemahnya aparat penegak hukum dalam memberi kepastian jaminan keamanan dan keselamatan pada warga," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, IPM DIY mengutuk keras peristiwa penembakan yang tidak beradab dan jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. Peristiwa tersebut menghambat proses kenyamanan dan keamanan dalam proses pendidikan pelajar DIY.

Menurut dia, DIY sebagai miniatur Indonesia harus mampu memunculkan identitas diri sebagai daerah yang memiliki rasa aman yang tinggi terhadap warganya.

"DIY yang telah ditetapkan 'keistimewaannya' dikenal sebagai kota pelajar dan kaya kebudayaan. Identitas itu diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warganya khususnya pelajar," katanya.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik