Pages

Sabtu, 04 Mei 2013

Masakan Indonesia Boleh Dipercantik, tapi...

KULINER Indonesia terus menunjukkan taringnya di mancanegara, terlebih dengan hadirnya 30 ikon kuliner tradisional Indonesia yang akan dipromosikan. Nasi tumpeng disebut menjadi ujung tombaknya.

Demi mempercantik kuliner Indonesia, Chef Degan Septoadji, pemilik Cafe Degan di Bali, mengatakan bahwa kuliner Indonesia harus ditampilkan dengan kreasi yang menarik. Namun, jangan mengubah citarasa aslinya.

"Tampilan makanan Indonesia harus dibuat menarik, tetapi jangan merubah rasa aslinya karena disitulah jati diri Indonesia yang sesungguhnya," ucapnya kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Juri MasterChef Indonesia ini mengaku bila citarasa asli kuliner Indonesia diubah, maka sentuhan Indonesia tidak akan didapatkan. Pasalnya, rasa dan aroma inilah yang menjadi khas kuliner Nusantara.

"Indonesia kan punya banyak pulau, alam, serta budaya, itu dituangkan melalui rasa dan aroma yang dihasilkan dari setiap makanannya," bebernya.

Menurutnya, penampilan hidangan bisa saja diubah demi menarik perhatian penikmatnya. Kreativitas para juru masak diuji.

"Penampilan ibaran badannya sedangkan rasa masakan adalah jiwanya, ini tidak boleh diubah. Misalkan sayur lodeh, Anda bisa menaruhnya di dalam gelas tetapi rasa asli dari sayur lodeh tidak boleh berubah," tutupnya. (ftr)
Browser anda tidak mendukung iFrame

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik