Pages

Kamis, 04 Juli 2013

Allianz Hadirkan Perlindungan Kondisi Penyakit Kritis

Untuk pertama kali di Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) meluncurkan Allianz SmartLink CI100 yang memeberikan manfaat perlindungan kondisi penyakit kritis terlengkap saat ini dengan mencakup 100 kondisi penyakit kritis.

Acara peluncuran yang bertempat di Plaza Bapindo dihadiri Joachim Wessling, Direktur Utama Allianz Life Indonesia, yang didampingi Todd Swihart, Direktur Allianz Life Indonesia, dan Ginawati Djuandi, Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia.

"Penyakit kritis menjadi momok yang menakutkan bagi setiap orang. Masyarakat kota besar memiliki eksposure tinggi terhadap berbagai risiko kesehatan, karena mereka cenderung terbentur keterbatasan untuk melakukan gerak fisik akibat tuntutan pekerjaan yang memaksa untuk terus berada di belakang meja. Karenanya, penting bagi setiap orang untuk menjaga gaya hidup sehat dan melengkapi diri dengan perlindungan asuransi sebagai upaya pencegahan dan mewujudkan hidup 100%," ujar Joachim dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (3/7).

Hasil survei yang dilakukan Allianz terhadap 1.944 orang responden di 11 kota besar di Indonesia, di antaranya Jakarta, Manado, Bali, Surabaya, dan Makassar, menunjukkan bahwa 95% responden menyatakan bahwa mereka menyadari akan risiko penyakit kritis dan potensi tingginya biaya pengobatan yang diperlukan. Allianz SmartLink CI100 hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan perlindungan penyakit kritis yang lebih menyeluruh.

Selain dari jenis penyakit kritis yang lebih banyak perlindungan terhadap tertanggung juga dimulai dari kondisi awal (early stage) sampai dengan kondisi akhir (late/advanced stage). Untuk beberapa penyakit kritis bahkan dilindungi sampai dengan kondisi terparah (catastrophic stage).
Tertanggung akan mendapatkan perlindungan sampai usia 100 tahun dan memiliki fasilitas multiple claims selama manfaat polis asuransi tambahan berlaku. Manfaat lain yang dapat diperoleh dari SmartLink CI100 ialah tambahan uang pertanggungan jika tertanggung harus menjalani angioplasty dan terdiagnosa komplikasi diabetes.

Dari data klaim yang dimiliki Allianz Life, tercatat bahwa lima penyakit kritis yang paling banyak diklaim selama dua tahun terakhir yakni kanker, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan tumor otak jinak. Faktanya, penyakit kritis memiliki tahapan dan jenis yang jumlahnya tidak sedikit. "Kami melihat angka klaim terhadap penyakit kritis setiap tahun masih cukup tinggi. Sekitar 38,5% klaim sepanjang 2012 berasal dari klaim terhadap penyakit kritis. Dengan perlindungan sejak early stage, penyakit kritis bisa ditangani lebih awal untuk mendapatkan perawatan yang lebih cepat dan baik," jelas Todd.

Yang paling ditakutkan dari kondisi penyakit kritis bukan saja tentang penyakit, tapi juga biaya yang harus dikeluarkan pada saat penyembuhan. "Mengingat tingginya biaya yang diperlukan untuk berobat dan berbagai macam tindakan penyembuhan, sudah seharusnya kita tidak perlu menunggu sampai penyakit itu datang. Kami berharap Allianz SmartLink CI100 dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai komitmen kami dalam memberikan dan menghasilkan sesuatu bagi para nasabah kami," tambah Joachim.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik