Pages

Kamis, 20 Juni 2013

Sanksi KPI, TVOne Harus Minta Maaf 7 Hari

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan memberikan sanksi kepada stasiun televisi TVOne. Sanksi tersebut diberikan terkait pengaduan Valencia Mieke Randa alias Silly atas program Sosialite TV One yang ditayangkan pada tanggal 19 November 2011 lalu.

Menurut salinan Surat Keputusan yang diterima Tempo, KPI Pusat menyimpulkan pihak TVOne mengetahui rekayasa acara amal untuk penggalangan dana. Keputusan ditandatangani Ketua KPI, Dadang Rahmat Hidayat. “Pelanggaran atas program ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik kepada program siaran jurnalistik dan lembaga penyiaran pada umumnya,” demikian bunyi keputusan KPI.

Dalam surat keputusan itu, TVOne dinilai telah mengabaikan hak narasumber untuk tidak disiarkan dalam acara tersebut. “Ada pengabaian hak tolak narasumber oleh TVOne,” kata Ezki Suyanto, anggota KPI Pusat, ketika dihubungi oleh melalui telepon, Senin, 12 Desember 2011.

KPI memberikan sanksi administratif karena TVOne dinilai telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran. Pemberian sanksi tersebut juga ditujukan agar tidak menimbulkan rasa ketidakpercayaan publik kepada program siaran jurnalistik dan lembaga penyiaran pada umumnya.

Menurut Ezki, sanksi tertulis yang diberikan kepada TVOne berlaku secepatnya atau terhitung mulai besok, Selasa 13 Desember 2011. TVOne diminta mengeluarkan pengumuman permintaan maaf kepada masyarakat selama tujuh hari berturut-turut setiap pukul 17.00 WIB. “Kami juga memberikan waktu tiga hari kepada TVOne mengajukan surat keberatan mengenai sanksi tersebut,” kata Ezki.

Format permintaan maaf ditentukan KPI, yaitu: "Berdasarkan keputusan KPI Pusat, kami meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan Sdri. Valencia Mieke Randa atas penayangan Program Siaran Socialite pada tanggal 19 November 2011 yang telah menimbulkan ketidaknyamanan dan polemik dalam masyarakat."

GM Internal Affair TVOne, Totok Sunaryanto, mengatakan, KPI terlalu gegabah dan tidak berhati-hati dalam memberikan sanksi kepada TVOne. Totok menilai keputusan KPI dalam memberikan sanksi kepada TVOne tidak berdasarkan alasan jelas. Totok mengatakan akan segera menyampaikan surat keberatan kepada KPI. “Akan segera kami kirim surat keberatannya. Paling lambat besok,” kata Totok.

Ribut-ribut acara amal ini mencuat dalam perbincangan di situs jejaring sosial Twitter lewat tulisan Valencia, pemilik akun @justsilly. Di dalam blognya, Silly menulis artikel yang berjudul "Charity Settingan". Intinya, ia mengaku diminta salah satu penggagas acara, yaitu Fifie Buntaran, agar datang ke acara amal di Hotel Sheraton. Valencia datang sesaat sebelum acara berakhir. (baca: Ini Kronologis Charity Versi Fifie Buntaran)

Silly diminta menjelaskan kepada peserta keadaan Nando, penderita gagal ginjal yang butuh pertolongan cepat. Respons peserta positif sehingga dilelanglah gaun-gaun seharga puluhan hingga seratus juta rupiah di acara itu. Namun, ketika acara selesai, tak ada uang bantuan untuk Nando. Fifie menyatakan bantuan bagi Nando dibatalkan karena Silly datang terlambat.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik