Pages

Rabu, 19 Juni 2013

Rangkaian Sederhana Alarm Pendeteksi Kebakaran

Rangkaian Alarm Pendeteksi Kebakaran | Berikut rangkaian sederhana alarm kebakaran yang menggunakan IC NE555. Rangkaian alarm pendeteksi kebakaran ini menggunakan sensor berupa Thermistor sebagai sensor yang akan mendeteksi perubahan suhu. Ketika terjadi perubahan suhu naik maka Thermistor akan mengubah nilai resistansi dan kemudian akan mengaktifkan alarm.

Thermistor ini bekerja jika nilai resistansinya rendah pada suhu tinggi dan sebaliknya resistensi akan tinggi jika temperatur rendah.Cara kerja Thermistor yang seperti ini akan kita manfaatkan untuk merasakan api.

Transistor T1, T2 dan IC1 (NE555) dikonfigurasi sebagai osilator yang bekerja bebas pada frekuensi audio yang akan menghasilkan suara alarm. Output IC pada pin 3 merupakan input basis untuk transistor T3 (SL100), yang berfungsi  penguat suara alarm.

Frekuensi NE555 tergantung pada nilai-nilai resistensi R5 dan R6 serta kapasitansi termistor C2. Jika Thermistor menjadi panas, akan mendapatkan resistensi  rendah untuk tegangan positif ke basis transistor T1 melalui dioda D1 dan R2. Kapasitor C1 menghasilkan tegangan suplai positif dan meningkatkan waktu yang alarm ON. Semakin besar nilai C1, semakin besar bias positif diterapkan pada basis transistor T1 (BC548).
Berikut skema Rangkaian Sederhana Pendeteksi Api  :

Rangkaian Sederhana Alarm Pendeteksi Kebakaran

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik