Pages

Rabu, 26 Juni 2013

Presiden Yudhoyono Yakin Angka Kemiskinan bakal Turun

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono optimistis dapat lebih mengurangi angka kemiskinan di Indonesia hingga mencapai 8% pada 2014. Ia berkeyakinan lantaran penurunan angka kemiskinan di Indonesia yang kian besar selama lima tahun terakhir.

"Kami bahkan bertujuan untuk memotong lebih lanjut dalam tingkat kemiskinan menjadi 8 hingga 10% pada 2014," kata Presiden Yudhoyono di acara pembukaan Kantor Wilayah Regional Abdul Latif Jameel Poverty Lab (J-Pal), di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (25/6).

Presiden beralasan, selama lima tahun pemerintahannya telah terangkat sekitar 9 juta orang dari garis kemiskinan. Ia pun menegaskan kemampuan Indonesia untuk semakin menurunkan angka kemiskinan tersebut.

"Saya senang kemiskinan di Indonesia menurun dari 16,58% pada 2007 menjadi 11,66% pada 2012. Ini berarti telah diangkat sekitar 9 juta orang keluar dari kemiskinan dalam jangka waktu 5 tahun. Kami berkomitmen untuk menjaga kemajuan ini," ujar Kepala Negara.

Keyakinan dia juga melihat dari program yang dijalankan dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dalam rencana induk itu terdapat klaster empat yang khusus membidangi kemiskinan.

"Kelompok keempat adalah pada program yang berfokus pada membantu masyarakat, terutama kelompok miskin dan terpinggirkan, termasuk nelayan, di daerah perkotaan dan daerah yang kurang berkembang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya hidup mereka melalui penyediaan perumahan yang terjangkau, transportasi, air bersih, dan listrik. Kami optimis tentang pemberantasan kemiskinan melalui kebijakan dan strategi tersebut," papar dia.

Dalam pidatonya, Presiden berharap J-PAL dapat membantu Indonesia untuk mengurangi angka kemiskinan. "Saya ingin mendapatkan wawasan dari temuan J-PAL dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki cara bagaimana untuk memerangi kemiskinan di Indonesia," ujar Kepala Negara.

Sebagai informasi, angka kemiskinan di Indonesia dari tahun ke tahun memang mengalami penurunan. Pada 2010 angka kemiskinan mencapai 31 juta jiwa, kemudian menurun jadi 30 juta pada 2011.
Hingga Maret 2012, tingkat kemiskinan di Indonesia adalah 11,96%, apabila angka tersebut dikonversikan ke jumlah penduduk, ditemukan angka 29,13 juta jiwa penduduk masih masuk dalam kategori miskin.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik