Pages

Selasa, 25 Juni 2013

Penyakit Hati Tingkatkan Risiko Gangguan Jantung

detail beritaSEBUAH penelitian membuktikan hubungan antara penyakit hati yang umumnya terkait dengan obesitas dan berisiko tinggi terkena penyakit jantung.

Orang dengan penyakit hati non-alkohol memiliki akumulasi lemak dalam hati yang tidak disebabkan oleh minum alkohol. Lemak dapat menyebabkan peradangan dan luka gores di hati. Selanjutnya, perkembangan penyakit ini bisa mengancam jiwa.

Lebih lanjut, seorang ahli pencernaan dari Saint Luke's Health System's Liver Disease Management Center di Kansas City, Dr. Rajiv Chhabra mengatakan, para pasien yang terkena penyakit arteri harus dilakukan pemeriksaan klinis untuk mengetahui penyakitnya.

“Temuan baru menunjukkan, pasien dengan penyakit arteri koroner harus diskrining untuk penyakit hati dan juga pasien penyakit hati non-alkohol harus dievaluasi untuk penyakit arteri koroner,” jelas DR Chhabra, dikutip Medicalxpress.

Selanjutnya, peneliti mencoba melihat perut bagian atas pasien dengan CT scan dari sekira 400 orang. Setelah itu, ditemukan bahwa mereka dengan penyakit hati non-alkohol lebih cenderung memiliki penyakit arteri koroner.

Pengaruh penyakit hati non-alkohol lebih kuat daripada faktor risiko yang lebih umum lainnya pada penyakit jantung, seperti merokok, tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan sindrom metabolik.

“Jika kecenderungan ini terus berlanjut, prevalensi penyakit hati non-alkkohol diperkirakan akan meningkat menjadi 40 persen dari populasi pada 2020, “ tutur Helzberg, dirilis dari Health System Saint Luke. (tty)

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik