Pages

Rabu, 26 Juni 2013

Fenerbahce dan Besiktas Diskors dari Kompetisi Eropa

Lausanne: Dua klub Turki, Fenerbahce dan
Besiktas, dilarang mengikuti kompetisi Eropa pada musim depan karena keterlibatan mereka dalam pengaturan pertandingan domestik. Hal itu dilansir UEFA, Selasa (25/6).

Komisi Disiplin UEFA menyatakan bahwa Fenerbahce, semifinalis Liga Eropa musim lalu, dilarang mengikuti kompetisi Liga Champions sedangkan Besiktas tidak dapat ikut kompetisi Liga Europa.

UEFA berwenang melarang atau menghukum klub mana pun yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam pengaturan pertandingan, untuk bermain di kancah laga sepak bola Eropa.

Kedua klub mengumumkan bahwa mereka akan naik banding atas keputusan pelarangan itu.

"Fenerbahce tidak boleh mengikuti tiga kompetisi Eropa, termasuk Liga Champions 2013/14," tulis UEFA dalam pernyataan resmi mereka.

"Mereka akan menjalani hukuman percobaan selama lima tahun selain mendapat hukuman selama tiga tahun," imbuh UEFA.

Fenerbahce, yang akan memainkan pertandingan putaran ketiga penyisihan Liga Champions  setelah berada di urutan kedua kompetisi Liga Turki, menyatakan akan mengajukan banding.

"Klub kami akan  naik banding ke Komite Banding UEFA," tulis Fenerbahce dalam laman daring resmi mereka.

Besiktas, yang akan memainkan laga play-off penyisihan grup Liga Europa, menurut beberapa sumber seperti dilaporkan kantor berita Dogan, juga menyiapkan banding bersama pengacara mereka dan akan disampaikan kepada UEFA, Rabu (26/6).

Sepak bola Turki pernah dihentakkan kasus skandal korupsi pada 2011 yang mengakibatkan presiden Fenerbahce Aziz Yildirim dihukum penjara enam tahun tiga bulan pada Juli lalu, tetapi akhirnya dilepaskan setelah ditahan setahun setelah ia melancarkan naik banding.

Ia merupakan salah satu dari 90 pengurus eksekutif yang terlibat  skandal pengaturan beberapa pertandingan pada musim 2010/11 termasuk pertandingan ketika Fenerbahce meraih gelar setelah menang 4-3 atas Sivasspor pada hari terakhir pertandingan liga.

Kedua klub itu sudah dihukum federasi sepak bola Turki dan Fenerbahche dilarang ikut kompetisi Liga Champions musim 2011/12 dan Besiktas dicoret sebagai juara Piala Turki 2011.

UEFA pernah melakukan hal sama terhadap klub Romania, Steaua  Bucharest, yang presidennya, Gigi Becali, dihukum penjara tiga tahun karena korupsi pada awal bulan ini, setelah ketahuan menawarkan uang kepada pemain lawan di klub saingan mereka, Universitatea Cluj, pada 2008.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik