Pages

Senin, 01 Juli 2013

1.033 Rumah Tak Layak Huni di Kalbar Dibedah

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan menuntaskan sekitar 1.033 unit rumah tidak layak Huni (RTLH) di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Untuk itu, Kemenpera akan menyalurkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebesar Rp 7,5 juta per kepala keluarga (KK) untuk peningkatan kualitas dan Rp15 juta per KK untuk pembangunan rumah baru.

"Tahun lalu Kabupaten Kubu Raya mendapat BSPS untuk 572 unit rumah. Namun, karena kami melihat penyaluran BSPS di kabupaten tersebut cukup baik dan mendapat dukungan masyarakat makan tahun 2013 jumlah penerima BSPS ditingkatkan menjadi 1.033 unit rumah," kata Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Jamil Ansari dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/7/2013).

Menurutnya, bantuan ini ditujukan kepada masyarakat miskin untuk bisa meningkatkan kualitas rumahnya secara swadaya agar layak untuk dihuni. Selain itu, tahun ini ada peningkatan besaran BSPS yang disalurkan ke masyarakat. Jika tahun lalu hanya Rp6 juta sekarang meningkat menjadi Rp7,5 juta.

"Khusus untuk masyarakat yang tidak mempunyai daya beli seperti orang jompo, janda tua, anak yatim piatu dan orang yang memiliki cacat permanen yang tinggal di RTLH, pemda setempat bisa mengusulkan mereka untuk mendapat BSPS sebesar Rp15 juta," ungkap Jamil.

Namun demikian, dirinya juga meminta masyarakat untuk memiliki tanggung jawab agar penggunaan dana tersebut tepat sasaran, tepat penggunaan dan tepat waktu penyelesaian pembangunan rumahnya. Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) BSPS juga harus ikut mengawal agar dana yang diterima sampai ke orang miskin untuk membangun rumahnya.

"Dana BSPS memang dikhususkan untuk membangun rumah, jangan sampai uangnya digunakan untuk hal-hal lain seperti untuk biaya sekolah, berobat, berdagang apalagi untuk beli baju jelang Hari Raya," tegasnya.

Dia berharap dukungan dan peran aktif Pemkab Kubu Raya untuk membantu Kemenpera dalam pengawasan penyaluran BSPS di lapangan. Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyatakan, Program BSPS merupakan salah satu program yang cukup strategis dan sangat membantu masyarakat miskin. Apalagi APBD Kabupaten Kubu Raya tidak mencukupi apabila harus memenuhi kebutuhan rumah masyarakatnya. Selain itu, BSPS juga bisa meningkatkan kebersamaan masyarakat melalui kegiatan gotong royong membangun rumah warganya yang tidak layak huni.

"Kami harap BSPS ini bisa menstimulasi agar masyarakat sadar bahwa rumah yang layak itu merupakan salah satu kebutuhan pokok. Selain itu ada semangat gotong royong, kerja keras dalam bekerjasama membangun rumah," ujarnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik