Pages

Sabtu, 04 Mei 2013

Elang Jawa Ternoda Kalah WO

PSS Sleman hampir pasti menelan kekalahan WO dari tuan rumah Persifa Fak Fak. Laga yang seharusnya digelar besok (5/5), sampai detik ini, tim Elang Jawa belum mendapatkan tiket pesawat menuju tanah Papua. Permintaan managemen kepada operator liga PT LPIS untuk menunda, juga tidak diberikan.

Kekalahan WO yang diterima Anang Hadi dkk memang tidak mengubah tabel klasemen Grup 2 Divisi Utama LPIS. Tim besutan Yusack Sutanto tetap kokoh sebagai capolista dengan 12 poin hasil kemenangan empat kali secara beruntun. Namun, keperkasaan itu akhirnya ternoda dengan kekalahan WO hanya karena belum mendapatkan tiket pesawat menuju Fak Fak.

Direktur Teknis PSS Bambang Nurjoko membenarkan, tim kebanggaan publik Sleman dipastikan tidak bisa berlaga pada Minggu (5/5) melawan tuan rumah Persifa. "Gimana mau main, tiket pesawat (ke Fak Fak) saja belum dapat," katanya, Jumat (3/5/2013).

Manajemen sebenarnya meminta permohonan kepada PT LPIS agar laga Persifa Fak Fak kontra PSS Sleman ditunda. Namun, operator liga yang dipimpin CEO Widjajanto tetap menolak permohonan tim yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut. Alasannya, PSS Sleman dianggap terlambat mengajukan permohonan penundaan pertandingan.

PT LPIS bersedia mengabulkan penundaan laga jika permohonan dilayangkan dua minggu sebelum laga digelar sesuai yang dijadwalkan.
"Dengan kondisi ini, kami hanya pasrah diberi kekalahan WO," imbuhnya.

Namun, pria yang akrab disapa Banur ini tetap berharap agar PT LPIS mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan tim yang dihuni sejumlah pemain bintang ini. "Masih berharap ada kebijakan yang bijaksana, meski itu peluangnya sangat kecil," ungkapnya.

Peluang PT LPIS mengeluarkan kebijakan yang 'bijaksana' memang sangat sulit bisa terjadi. Hal ini juga dialami Persibangga Purbalingga meminta penundaan melawat ke Persifa Fak Fak. Namun, tim berjuluk Laskar Soedirman ini tetap dikaruniai kekalahan WO.

Padahal, alasan yang dibangun Persibangga sangat rasional. Sesuai jadwal Persibangga melawan Persifa pada Rabu (1/5). Persibangga sudah berniat berangkat ke Fak Fak, namun baru mendapatkan tiket pesawat menuju Fak Fak pada hari H pertandingan (1/5). Padahal, Minggu (5/5) Persibangga harus menjamu Persemalra. "Saya sudah meminta laga melawan Persifa ditunda, tapi ditolak PT LPIS," kata CEO Persibangga Rokhman Supriyadi.

Manajemen Persibangga tetap meminta lagi kepada PT LPIS, namun tetap ditolak. "Dua kali mengajukan permintaan, dua kali pula ditolak.
Kesimpulan saya, akhir kompetisi besok, Persifa bisa menjadi juara tanpa harus keluar keringat. Persibangga dan PSS adalah korbannya, belum tim-tim lainnya yang harus bertandang ke sana (Fak Fak). Mereka akan merasakan betapa sulitnya mendapatkan tiket pesawat ke Fak Fak,"
papar Rokhman.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik