Pages

Rabu, 24 April 2013

Yahoo dan Google

 
Setelah sebelumnya Yahoo dan Google sempat dikabarkan akan membentuk aliansi dari divisi advertising mereka tahun lalu, dan sempat menjadi rumor hangat dibicarakan, yang pada saat itu pula sumber AllThingsD mengatakan bahwa Google telah siap untuk memamerkan sejumlah display AdSense di beberapa website milik Yahoo, sekaligus menjadi salah satu dari jaringan advertising yang dipercaya Yahoo untuk mengisi sejumlah space yang masih belum terpakai. Dan kini kedua perusahaan tersebut telah sepakat menjalin hubungan yang mirip dengan berbagai website yang telah menjadi rekanan mereka selama ini.
Jakarta—Yahoo! Inc akan memakai layanan Google AdSense dan AdMob untuk memacu penjualan mereka melalui website. Perusahaan besar yang berbasis di Sunnyvale, California, AS itu sudah menyepakati perjanjian iklan kontekstual dengan Google.

Dilansir Bloomberg, Kamis (7/2/2013), iklan-iklan tersut akan tampil pada halaman finance, news, sports dan auto milik Yahoo!. Yahoo Chief Executive Officer Marissa Mayer mengatakan, pihaknya berharap pengguna lebih banyak mengakses website Yahoo!.

Menurut Managing Director RBC Capital Markets Mark Mahaney, kerja sama dengan Google dapat memacu pendapatan per halaman website Yahoo!. “Saya berpikir mereka tentu tidak akan melakukan ini kalau tidak menyadari potensi,“ tutur Mark Mahaney.

Menurut EMarketer Inc, Google diperkirakan masih menguasai 18% pangsa pasar iklan di Amerika Serikat yang mencapai US$17,7 miliar. Facebook Inc mengekor dengan 15%, sementara Yahoo mentok di 8%.
Pengguna Yahoo! Tidak akan mendapati perbedaan signifikan pada halaman yang mereka akses.
“Dengan bekerja sama dengan Google kami dapat memperluas jaringan sehingga dapat melayani pengguna dengan lebih baik,” demikian pernyataan resmi Yahoo! Melalui blog perusahaan.
Yahoo membolehkan Google Inc. memasang iklan di dalam situs-situs terpopuler milik Yahoo. Kesepakatan ini menandai perubahan terbaru dalam persaingan antara dua raksasa internet Silicon Valley ini.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Yahoo, Rabu kemarin, pihaknya telah menandatangani kesepakatan non-ekslusif yang memungkinkan Google menayangkan iklan mereka di Yahoo dengan menggunakan program iklan Google, baik untuk komputer biasa maupun perangkat mobile.
Iklan yang ditayangkan sesuai dan berkaitan dengan konten yang ada dalam sebuah website. Menurut seorang juru bicara Yahoo, situs yang akan menggunakan program iklan “kontekstual” Google mencakup halaman Keuangan, Olahraga dan Berita.
Kemitraan ini akan melibatkan bagi hasil pendapatan iklan, namun perinciannya masih tidak diungkap. Juru bicara Yahoo juga menolak untuk memberikan komentar tentang jumlah rekanan iklan kontekstual.
“Kesepakatan dengan Google memberikan kami lebih banyak fleksibilitas dan pilihan dalam menampilkan iklan kontekstual yang sesuai dengan konten kami,” tulis juru bicara Yahoo lewat email.
Dalam pernyataan terpisah, seorang juru bicara Google menjelaskan: “Kami bekerja dengan penerbit-penerbit utama agar konten mereka bisa menghasilkan uang lewat AdSense for Content dan AdMob. Kami senang karena kini Yahoo termasuk dalam daftar tersebut.”
Yahoo dan Google sejak lama telah bersaing dalam pasar iklan online pada situs-situs pencarian. Yahoo sebelumnya telah membentuk kemitraan dengan Microsoft Corp. dengan tujuan agar dua perusahaan tersebut bisa melawan dominasi Google di pasar.
Baru-baru ini, Google yang berpusat di Mountain View, California, juga mulai merajai sesuatu yang merupakan inti bisnis Yahoo, yakni iklan tayang (display advertising).
Dalam upaya pengambilalihan Yahoo oleh Microsoft pada 2008, Yahoo berusaha mencari kemitraan dengan Google terkait sistem pencarian. Kemitraan tersebut digagalkan oleh regulator monopoli di Departemen Hukum Amerika Serikat.
Pendekatan Yahoo terhadap Google pada 2008 sempat menimbulkan pertanyaan. Namun, kedua perusahaan sesungguhnya memiliki ikatan sejarah dan budaya. Masing-masing didirikan oleh pelajar lulusan Stanford University. Kemudian, Yahoo tahun lalu menarik mantan eksekutif Google, Marissa Mayer, untuk menjadi CEO mereka.
Oktober lalu, Mayer mengumumkan Yahoo membajak eksekutif Google, Henrique De Castro untuk menjadi chief operating officer Yahoo, yang bermarkas di Sunnyvale, California.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik