Pages

Saturday, 6 April 2013

Tips Merawat Printer

Printer sangat berperan penting bagi kehidupan, karena berguna untuk membuat soft file anda menjadi hard file. Nah, walaupun printer sudah sangat familiar bagi anda, tapi mungkin anda masih asing dengan trik perawatan printer anda. Jadi, untuk meminimalisir kerusakan pada printer anda diperlukan beberapa perawatan berkala agar printer anda terjaga kualitasnya. Ini dia beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan untuk merawat printer anda:
  • Gunakan printer secara berkala, jangan sampai anda membiarkan printer dalam keadaan off terlalu lama. Paling tidak, anda harus mengaktifkan minimal 1 kali 48 jam. Selain itu, biasakan untuk mempergunakannya sesuai dengan spesifikasi printer. Misalnya, jika anda memiliki printer berwarna, jangan hanya mencetak teks hitam putih saja, gunakalah file gambar berwarna agar semua head printer bekerja. Dengan menggunakan secara berkala anda akan segera menyadari jika kualitas cetak printer menurun. Dan bila hal itu terjadi, yang harus anda lakukan adalah melakukan pembersihan dengan print head clean yang sudah ada pada software printer. Lakukan pembersiham hingga kualitas print membaik.
  • Jika hasil cetakan print yang dihasilkan kurang tegas, segera isi ink cardridge yang sudah mulai kosong. Oiya, dalam pengisian ink, pastikan anda tidak menyentuh pin CMOS, yang biasanya ditandai dengan gambar tangan yang disilang, saat melepas cardridge. Karena pin tersebut sangat sensitive dan mudah rusak bila terkena listrik statis dari tubuh kita.
  • Selanjutnya, untuk menghindari reaksi kimia dari dalam printer gunakan merk tinta yang sama setiap mengisi ulang.
  • Selalu gunakan kertas secara rapi saat mencetak, untuk menjaga head print dari kerusakan yang disebabkan oleh permukaan kertas yang tidak rata.
  • Selalu bersihkan printer secara berkala dan teratur dari debu dan kotoran. Anda dapat menggunakan kuas kecil agar bagian dalam printer dapat dijangkau.
  • Gunakan kain untuk menutupi printer saat tidak digunakan untuk menghindari debu. Namun pastikan jangan menutup terlalu rapat karena dapat mengakibatkan printer menjadi lembab dan menyebabkan kerusakan pada komponen di dalam printer.
  • Jika printer sering digunakan (biasanya pada kantor – kantor) jangan mematikan printer setelah delesai digunakan untuk mencetak, jika printer akan digunakan kembali. Biarkan printer dalam keadaan on, hal ini untuk meminimalisir over hit caunter, pada limit caunter BIOS .semua printer memiliki batasan untuk mencetak biasanya 2000 kali. Setiap kali kita menyalakan printer maka counter akan bertambah dan dianggap 1 kali mencetak, bayangkan saja kita bekerja selama 8 jam dan kita mematikan printer sebanyak 20 kali dalam 8 jam kerja tersebut, maka waktu untuk mereset counter pada BIOS.
  • Jangan terlalu sering mencetak gambar atau tulisan dengan FILL yang tebal hal ini mengkibatkan head bekerja keras sehingga akan cepat rusak.
  • Jika printer anda telah dimodifikasi dengan menggunakan infuse, maka lebih baik meletakkan tabung infuse sejajar atau lebih rendah dari posisi printer, hal ini bertujuan agar tinta tidak mengalir dengan sendirinya saat printer tidak aktif.
  • Bersihkan busa atau spon penghisap sisa tinta agar tinta tidak meluap, tinta yang meluap dapat menyebebkan konsleting pada komponen elektronik printer. Pembersihan spon ini sebaiknya dilakukan setahun sekali.

0 comments:

Post a Comment

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik