Pages

Kamis, 11 April 2013

Mengatasi SIM Card Yang Rusak

Pada dasarnya simcard baik CDMA maupun GSM mempunyai struktur yang sama.Di dalam simcard terdapat micro chip yang mempunyai kode-kode berupa garis perak yang fungsinya untuk dapat diakses lewat komputerisasi oleh pihak operator.Yang membedakan antara simcard gsm dan cdma adalah frekuensi yang dipakai saja.




Terdapat enam kaki pada konektor simcard di ponsel kita yang antara lain fungsinya adalah:
  • Sim dat.
  • VPP.
  • Simlock.
  • Reset.
  • Vsim.
  • Ground.
Pada pengguna hp lama simcard tidak seperti sekarang, melainkan dimasukkan langsung bersama lempeng penghubung simcard.

Kasus Insert Simcard
Pada kasus ini (simcard tidak bisa di baca oleh ponsel) Penyebabnya ada beberapa faktor yang antara lain simcard kotor atau mengalami perubahan fisik karena kartu sering dipindah-pindah dari tempatnya.Bisa juga karena konektor simcard di ponsel kotor sehingga kartu tidak bisa menempel dengan sempurna.

Untuk kasus pertama yang kita harus ganti simcard karena tidak bisa di betulin
lagi.Sebaiknya di bawa ke counter resmi operator dan minta gantu kartu baru dengan nomor yang sama.Dianjurkan agar tidak sering-sering memindah kartu ke ponsel lain biar tidak cacat fisiknya.
Untuk kasus kedua sebaiknya konektor di ponsel tempat menempelnya kartu dibersihkan dahulu menggunakan lap kering.Biasanya usaha ini berhasil.

Namun demikian jika tidak berhasil kita bisa mengukur dahulu tegangan pada konektor  sebelum divonis rusak.

Caranya adalah dengan pengecekan kaki-kaki pada konektor.

1.Hidupkan ponsel.
2.Siapkan multitester di skala 10 volt.
3.Tempelkan ujung probe multitester berwarna hitam ke kaki ground biasanya nomor 4.Dan kabel positf warna merah colokkan ke bagian Vsim kaki nomor 3
4.Tegangan pada multitester harus menunjukkan 1,8 volt DC.

Jika pengukuran ini didapatkan kurang dariangka tersebut, berarti memang telah ada kerusakan pada ponsel khususnya konektor Vcc.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik