Pages

Sabtu, 20 April 2013

manfaat televisi

berbicara mengenai masalah televisi, seperti halnya berbicara tentang rumah makan, yaitu tak lepas dari masalah siapa yang menyajikan, apa yang disajikan dan siapa yang menikmati sajian tersebut. Meskipun sebagai pemirsa kita dapat memilih mana tontonan yang layak untuk dinikmati dan mana yang tidak, namun tetap saja Televisi selalu mampu membius perhatian orang-orang yang ada di sekitarnya. Banyak orang yang dengan tanpa sengaja baik sadar ataupun tidak, tiba-tiba saja duduk dihadapan Televisi untuk menikmati siaran atau acara yang disajikan. Sehubungan dengan hal ini, banyak pula niat dan rencana yang tiba-tiba saja digagalkan. Sebagai contoh, seorang pelajar yang tengah asyik membaca buku pelajarannya atau sudah siap untuk belajar, tiba-tiba saja menghentikan kegiatannya atau membatalkan niatnya, hanya karena tergelitik untuk menikmati berbagai acara, musik, film, sinetron, gossip atau lawakan yang jelas-jelas tidak lebih bermanfaat daripada tugas dan kewajibannya untuk belajar. Oleh karena itu, wajar seandainya Dr. Awadl Munshir dalam bukunya “At Tilfiziyyun Bainal Manaafi’ Wal Adzoor”, menyatakan bahwa menonton televisi itu lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya.

Dari hasil penelaahannya tentang akibat menonton televisi terhadap kehidupan umat manusia, Dr. Awadl menyatakan beberapa hal yang merupakan mudharat dari Televisi diantaranya: membuang-buang waktu, melalaikan tugas dan kewajiban dalam hidupanya, melupakan keluarganya bahkan agamanya. Bagi pelajar, menonton televisi dapat menyebabkan ia lalai dan malas dalam belajar. Televisi juga telah menjauhkan umat Islam dari agama dan mesjid. Berbagai kemunkaran, kekejian, kejahatan, sadisme, pornografi, kebebasan dan kejahatan seks telah banyak diberitakan dan dipertontonkan. Hal ini sedikit banyak telah menjadi jalan dan inspirasi bagi sebagian orang untuk menjalankan kemunkaran lainnya. Dalam hal ini, televisi sangat efektif sebagai media transformasi bagi timbulnya kejahatan. Sangat mungkin pula, televisi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu guna memaksakan kehendaknya, mencekoki pola pikir dan isme-isme tertentu kepada para pemirsanya demi keuntungan dan kepentingan mereka. Dan jika ini berhasil, dalam arti diterima oleh sebagian pemirsa yang mengaku cerdas dan berpendidikan, lalu bagaimana dengan sebagian pemirsa lain, yang kurang berpendidikan, kurang selektif, kurang hati-hati dan kurang tanggap?

Televisi sebagai salah satu hasil temuan budaya manusia modern, perlu dipergunakan secara benar agar dapat memberikan manfaat. Pemanfaatan Televisi secara benar memungkinkan terciptanya budaya baru, atau suatu iklim yang dapat menghubungkan keberadaan mahluk dengan Khaliknya. Kebudayaan yang dapat menjadikan manusia menyadari tugas dan kewajibannya, serta memahami peran dan fungsi keberadaan dirinya di tengah masyarakat dan alam semesta ini.

Adalah sangat mungkin bagi kita untuk memanfaatkan televisi sebagai alat bantu yang paling efektif dan efisien dalam menjalani kehidupan ini, menuju masyarakat yang penuh dengan kemashlahatan, baik secara social budaya, politik maupun ekonomi. Semua kemaslahatan tersebut dapat terwujud apabila berbagai program dan acara yang dibuat untuk ditayangkan di televisi, didasarkan pada hasil penelitian kebutuhan masyarakat secara umum dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun material. Beruntunglah kita, karena dewasa ini telah banyak program Televisi menayangkan berbagai acara keagamaan yang dikemas menjadi sesuatu acara yang menarik, entah berupa dialog interaktif, sinetron, liputan mengenai produk makanan atau minuman, dan banyak lagi. Acara-acara lain non keagamaan seperti liputan mengenai berbagai kebudayaan daerah, kegiatan mengenai pengenalan lingkungan hidup juga baik dan bermanfaat jika ditonton.






Speaking of TV issues, as well as talking about the restaurant, which is not separated from the question of who serves, what is presented and who enjoyed the dish. Although we as viewers can choose which is worthy spectacle to be enjoyed and which ones are not, but still, the TV is always able to anesthetize the attention of people around him. Many people who accidentally either knowingly or unknowingly, all of a sudden just sit in front of the TV to enjoy the broadcast or events are presented. In this regard, many intentions and plans suddenly thwarted. For example, a student who was reading a textbook or is ready to learn, all of a sudden stop or cancel activities intentions, just as intrigued to enjoy a variety of shows, music, movies, soap operas, gossip or jokes that are clearly no more beneficial than duty and obligation to learn. Therefore, if Dr. reasonable. Awadl Munshir in his book "At Tilfiziyyun Bainal Manaafi 'Wal Adzoor", stating that watching television is more than good mudharatnya.

From the results penelaahannya about the consequences of watching television on the lives of mankind, Dr. Awadl stating some things that the harm of Television includes: a waste of time, dereliction of duty and obligation in hidupanya, forgetting his family and even his religion. For students, watching television can cause it to negligent and lazy in learning. Television has also distanced from religious Muslims and mosques. Various misguidance, wickedness, evil, sadism, pornography, freedom and sex crimes has been widely reported and displayed. Somehow it has been a way, and inspiration for some people to run the other misguidance. In this case, television is very effective as a medium of transformation for the emergence of crime. It is likely also, television exploited by certain parties in order to impose its will, feeding patterns of thought and isms specific to the viewers for the benefit and interests. And if this is successful, in the sense accepted by some viewers who claim to intelligent and educated, then how about some other viewers, who are less educated, less selective, less careful and less responsive?

Television as one of the findings of modern human culture, need to be used correctly in order to provide benefits. Utilization of Television correctly allows the creation of a new culture, or a climate that can link the existence of creatures with his Maker. Culture that can make people aware of their duties and obligations, as well as understanding the role and functions of his existence in society and the universe.

It is quite possible for us to utilize television as a tool of the most effective and efficient in this life, toward a society that is full of kemashlahatan, both social cultural, political and economic. All of the benefit can be achieved if the various programs and events made for broadcast on television, based on the results of the research needs of the community in general and be accountable morally and materially. Fortunately for us, because today has a lot of TV programs broadcast various religious events are packed into something exciting event, whether it be an interactive dialogue, the soap opera, the coverage of food or beverage products, and more. Other events such as the coverage of non-religious cultures of the various regions, the introduction of environmental activities, etc., are also good and useful if it watchable.

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik