Pages

Senin, 25 Maret 2013

Usaha-usaha kepala sekolah MAN Kandangan Kab. Kediri



Usaha-usaha kepala sekolah MAN Kandangan Kab. Kediri  
Dalam hal ini kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan berusaha menjalankan tugasnya dengan baik, dalam melaksanakan inovasi pendidikan yang diembannya. Karena maju tidaknya suatu lembaga pendidikan tergantung pada usaha yang dilakukan kepala sekolah tanpa mengesampingkan pihak-pihak yang berkaitan. Berdasarkan hasil interview dengan kepala sekolah bahwa usaha kepala sekolah dalam menjalankan proses inovasi pendidikan diperoleh penjelasan sebagai berikut:
Demi tercapainya inovasi sistem pendidikan di MAN Kandangan,  kepala sekolah MAN Kandangan mempunyai cara tersendiri yakni dengan berusaha menyamakan cara berfikir pada semua pihak yang terkait. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara yang penulis lakukan pada tanggal 18 Oktober 2005:
“Salah satu usaha yang saya lakukan demi tercapainya inovasi sistem pendidikan di MAN Kandangan Kab. Kediri yaitu dengan menyamakan cara berfikir pada semua komponen yang terkait (baik guru maupun staf-staf yang lain). Karena tanpa adanya kesepahaman pada mereka, mustahil akan terciptanya inovasi sistem pendidikan yang ada di MAN Kandangan tersebut. Dengan adanya hal ini akan lebih memudahkan terciptanya  inovasi sesuai dengan apa yang telah direncanakan.”
   
Dalam rangka mempengaruhi bawahannya (guru) agar patuh, kepala madrasah menetapkan tata tertib guru yang disepakati tata tertib bersama. Dengan peraturan tersebut, diharapkan guru dapat mematuhi, menerima dan melaksanakan tugas yang telah diberikan. Sebagaimana pernyataan kepala sekolah MAN Kandangan dalam wawancara 18 Oktober 2005:
“Reaksi pada mayoritas guru selalu proaktif dan positif terhadap gagasan inovasi yang dilaksanakan MAN Kandangan, namun ada juga sebagian guru yang mungkin menganggap bahwa ide inovasi dari kepala sekolah dirasa kurang cocok dengan keadaan sekolah itu sendiri. Namun setelah dilakukan pemahaman secara intensif para guru yang semula kurang setuju sedikit demi sedikit mendukung adanya gagasan tersebut.  Sebagai contoh adanya tata tertib guru.”

 Uraian pernyataan kepala sekolah diatas dapat dipahami bahwa kepala sekolah MAN Kandangan kaya akan gagasan, sehingga mampu mempengaruhi bawahannya dengan baik. Ini terbukti dari masa jabatannya  kepala sekolah MAN Kandangan (Drs. H. Imronuddin Huda, S.Pd) banyak membuktikan perubahan-perubahan yang berarti baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.
Dalam beberapa kesempatan, kepala sekolah MAN Kandangan sering menekankan pentingnya perjuangan kepada semua guru dan staf-stafnya. Ini dimaksudkan agar visi, misi, dan tujuan pendidikan di MAN Kandangan bisa terwujud dengan baik.
Kemudian mengenai perilaku kepemimpinan kepala sekolah MAN Kandangan dalam menggerakkan, mempengaruhi, mendorong bawahan (guru dan staf) berorientasi pada tugas (task oriented behavior) dan berorientasi pada hubungan (relation oriented) .
Task oriented behavior: Dalam tugasnya, kepala sekolah MAN Kandangan tidak melaksanakan pekerjaan yang sama dengan bawahannya. Akan tetapi beliau menyiapkan perencanaan, pengaturan, pengkoordinasian kegiatan bawahan serta menyediakan keperluannya.
Relation oriented: Dalam bersosialisasi, kepala MAN Kandangan penuh perhatian , ramah, menunjukkan kepercayaan kepada bawahan (guru dan staf), serta memberikan motivasi dan dukungan kepada para guru dan staf.
Dari uraian tersebut, peneliti dapat mengungkap perilaku yang diterapkan keduanya. Adakalanya berorientasi pada tugas begitu juga sebaliknya. Hal ini dapat dilihat dalam pelaksanaan inovasi pendidikan, kepala sekolah MAN Kandangan memberikan tugas pada bawahan (guru) sesuai dengan keahlian dan jabatan yang disandang. Misalnya inovasi kurikulum, dalam operasionalnya diserahkan pada WaKa. Kurikulum, yakni Bpk. Suyatno S.Pd.
Dilain waktu Kepala sekolah MAN Kandangan juga membangun komunikasi yang positif diantara para guru. Dimana kepala sekolah berusaha terbuka serta menciptakan suasana kekeluargaan terhadap para guru dan karyawan lainnya. Karena dengan suasana tersebut, guru dan karyawan lainnya mempunyai kesempatan untuk mengemukakan gagasan, masukan atau permasalahan permasalahannya.
Hal ini dilakukan dalam rangka untuk menggali motivasi-motivasi yang bersifat tersembunyi atau rahasia. Karena dengan melakukan komunikasi yang positif(terbuka dan kekeluargaan) maka motivasi dan keluhan guru serta karyawan lainnya dapat diketahui oleh kepala sekolah MAN kandangan.
Hal ini menunjukkan bahwa beliau sbagai kepala sekolah sangat menjunjung tinggi kebersamaan kepada semua piha dengan  tidak membeda-bedakan status yang diembannya. Sebagaimana pernyataan yang telah dikemukakan oleh salah satu guru yaitu Bpk. Ali Maskur dalam wawancara 18 Oktober 2005:
“Kepemimpinan beliau selama ini memang sangat demokratis jika dibandingkan dengan kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya, hal ini ditunjukkan dengan baiknya hubungan komunikasi beliau dengan para guru-guru yang ada disini. Hal ini ditunjukkan dengan  diadakannya rapat apabila terdapat permasalahan, khususnya mengenai perkembangan MAN Kandangan kedepan. Sehingga para  guru dapat mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi serta dapat memberikan masukan-masukan secara leluasa.”

Untuk masa yang akan datang kepala sekolah MAN Kandangan merencanakan program pengembangan sekolah baik dari segi fisik maupun non fisik yang meliputi:perbaikan sistem manajemen madrasah, perbaikan kurikulum, perbaikan kualitas tenaga mengajar dan peningkatan kualitas siswa, sedangkan aspek fisiknya meliputi sarana dan prasarana belajar.
Dalam rapat-rapat khusus, guru-guru biasanya bisa mengemukakan segala sesuatu secara bebas tentang hal-hal yang membuat mereka kurang puas dalam bekerja atau lainnya. Dengan adanya keluhan-keluhan tersebut maka kepala sekolah MAN Kandangan bisa menampung, serta mensistematiskan untuk dipikirkan pemecahannya secara bersama dengan semua pihak terutama dengan para guru yang bersangkutan.
Pertemuan secara individual antara kepala sekolah dengan guru yang bersangkutan terutama menyangkut hal-hal yang bersifat pribadi atau rahasia. Hal ini sama dengan rapat, dalam pertemuan inipun bisa dicoba membahas pemecahannya, akan tetapi jika pemecahannya itu membutuhkan guru lain, maka dapat saja hal itu dibawa kedalam rapat dengan catatan individu yang bersangkutan tetap dirahasiakan.
Berpijak pada fenomena yang mengahambat perkembangan MAN Kandangan, maka peranan dan kedudukan seorang pemimpin sangatlah penting sekali. Usaha dari kepala sekolah dalam mengantisipasi atau mencari solusi sangatlah diperlukan, sehingga proses pendidikan dan perkembangan Kandangan yang dibinanya akan tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan dan tujuan akan tercapai.
Hasil dari wawancara dengan kepala sekolah MAN Kandangan diperoleh jawaban bahwa usaha-usaha yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan pengembangan  MAN Kandangan baik dari segi kualitas maupun kuantitas adalah sebagai berikut:
a.       Kepala sekolah minimal 1 minggu sekali mengadakan evaluasi program pendidikan
b.      Kepala sekolah mengikutsertakan guru dalam menyusun dan melaksanakan rencana  program sekolah
c.       Kepala sekolah membuat rencana program pendidikan yang sedang dan akan dilaksanakan, sehingga kegiatan pendidikan dapat terlaksana secara terencana dan sistematis dalam rangka mencapai tujuan inovasi pendidikan
d.      Kepala sekolah mengikuti pertemuan guru antar kepala sekolah lainnya. Dengan pertemuan antar guru dan kepala madrasah lainnya dapat saling bertukar pengalaman sehingga sehingga dapat menambah wawasan atau pengetahuan yang ada.
e.       Kepala sekolah bekerja sama dengan instansi-instansi lain, masyarakat, orang tua, karena tanpa dukungan dari pihak-pihak tersebut maka pendidikan tidak dapat berkembang.
f.        Kepala sekolah berusaha melengkapi sarana dan prasaranaperlengkapan madrasah termasuk media instruksional yang diperlukan bagi kelancaran dan keberhasilan proses belajar siswa. Serta melengkapi fasilitas pendidikan seperti gedung, kantor, dll.
g.       Kepala sekolah berusaha mempertinggi mutu dan pengetahuan-pengetahuan guru bidang studi atau guru lainnya, dengan cara mengikutsertakan guru pada pelatihan-pelatihan, rapat-rapat dan seminar-seminar dll.
h.       Kepala sekolah memotivasi guru dan karyawan lainnya dalam menjalankan tugas masing-masing. Hal ini biasanya dilakukan disaat jam-jam istirahat dengan mengadakan dialogis tentang adanya kesulitan-kesulitan dalam proses pembelajaran.
Untuk melakukan komunikasi yang positif, maka kepala MAN Kandangan melaksanakan program-program khusus sebagaimana ditunjukkan pada tabel berikut ini:

2 komentar:

Medys Sar mengatakan...

terimakasih informasinya

mas broo mengatakan...

ok sama2 gan trim,s atas kunjunganya

Poskan Komentar

silahkan memberi komentar terhadap artikel diatas

 
Design by panduan teknisi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | panduan mikrotik